cara membuka minimarket
CARA MEMBUKA MINIMARKET
Layaknya membuka usaha lain, membuka minimarket juga memerlukan modal, waktu, dan perencanaan. Minimarket adalah bidang usaha yang kini menjamur di seluruh dunia, sehingga sangat cocok untuk Anda masuki. Dengan memilih tempat yang tepat, menjaga stok, dan memasang harga yang sesuai, Anda dapat segera meraih keuntungan setelah membuka minimarket. Tertarik untuk memulai? Bacalah artikel ini.
Putuskan apakah Anda akan membuka toko mandiri atau waralaba.
Apa pun opsi yang Anda pilih, Anda tetap perlu mengeluarkan banyak uang. Namun demikian, dengan waralaba, Anda akan dapat melakukan pemasaran dan memulai toko dengan lebih mudah, dengan biaya tertentu yang dipotong dari keuntungan. Anda mungkin menemukan bahwa membeli lisensi waralaba akan sangat mempermudah usaha
Buatlah perencanaan bisnis dan pemasaran, baik Anda memulai toko waralaba atau mandiri.
Meskipun Anda tidak perlu membuat ide pemasaran dan perencanaan bisnis sendiri jika Anda membeli lisensi waralaba, dokumen tersebut akan membantu Anda mendapat pinjaman jika diperlukan. Jika Anda tidak memiliki kedua dokumen tersebut, Anda akan kesulitan mendapat modal.
- Buatlah rencana bisnis dengan menuliskan nama dan struktur bisnis Anda. Anda mungkin memiliki bisnis berbentuk PT, CV, atau usaha pribadi. Selanjutnya, tuliskan barang dan layanan yang akan Anda tawarkan, serta perkiraan biaya yang diperlukan untuk mulai menyediakan seluruh barang dan layanan tersebut. Untuk informasi lebih lanjut, bacalah panduan untuk menulis rencana bisnis di perpustakaan atau internet.
- Buatlah rencana pemasaran dengan melakukan analisis mengenai pesaing dan target pasar. Anda dapat menggunakan data dari Badan Pusat Statistik, atau meminta bantuan Dinas Koperasi dan UMKM. Selanjutnya, lakukan analisis mengenai industri minimarket, dan buatlah rencana periklanan, logo, dan cara mempertahankan konsumen. Untuk informasi lebih lanjut, bacalah panduan untuk menulis rencana pemasaran di perpustakaan atau internet.
-
Rencanakan tempat usaha (jika memungkinkan) dan waktu pembukaan usaha.
Siapkan perizinan dan asuransi yang diperlukan untuk membuka usaha
.Pastikan usaha Anda memenuhi aturan daerah dan negara. Asuransi usaha akan melindungi Anda dari ancaman pencurian, juga melindungi karyawan Anda dari kecelakaan kerja.
- Setidaknya di Indonesia, Anda perlu menyiapkan izin gangguan, surat keterangan domisili perusahaan, surat pendaftaran waralaba (jika membeli lisensi waralaba), dan studi kelayakan. Anda mungkin memerlukan izin tambahan untuk menjual barang tertentu, seperti alkohol.
- Anda mungkin memerlukan perizinan tertentu yang dikeluarkan oleh pemerintah kota/provinsi. Hubungi Dinas Koperasi dan UMKM untuk informasi lebih lanjut.





